RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER kode Etik Guru Profesional
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
A. IDENTITAS
MATA KULIAH
1.
Nama Mata
Kuliah
|
Kode Etik dan Profesionalisme
|
SKS
: VI
|
Kode
: MKB 30
|
|
2.
Program
Studi
|
Pendidikan
Agama Kristen (S1)
|
Semester
:
|
VI
|
|
3.
Prasyarat
|
-
|
Tahun
Ajaran:
|
Genap 2019/2020
|
|
4.
Dosen
Pengampu
|
1.
Dorlan Naibaho,M.Pd.K
|
Kordinator
|
||
2.
Tianggur
Napitupulu M.Pd.K
|
Mitra
|
|||
3.
Andrianus
Nababan, M.Pd
|
Mitra
|
|||
B. CAPAIAN
PEMBELAJARAN LULUSAN
Sikap dan Tata nilai
|
Berprilaku
benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai
dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses
pembelajaran. Memiliki perilaku dan tata nilai yang berkarakter atau jati
diri bangsa dan Negara Indonesia. Memiliki sikap dan tata nilai
terinternalisasi selama proses belajar, baik terstruktur maupun tidak dalam kode etik dan profesionalisme.
|
Kemampuan Kerja
|
Kemampuan
melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep, teori, metode, bahan dan/atau
instrument, yang diperoleh dalam kode etik dan profesionalisme..
Mewujudkan transformasi potensi yang ada dalam setiap mahasiswa menjadi
kompetensi atau kemampuan yang aplikatif dan bermanfaat dalam perencanaan
pembelajaran untuk mengembangkan IPTEK melalui riset inter/multi disiplin,
inovasi, teruji
|
Penguasaan Pengetahuan
|
Menguasai
konsep, teori, metode dan/atau falsafah bidang ilmu tertentu secara
sistematis yang diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran,
pengalaman kerja mahasiswa, penelitian yang terkait dengan kode etik dan profesionalisme..
Melakukan transformasi informasi yang telah diproses dan diorganisasikan
untuk memperoleh pemahaman, pengetahuan dan pengalaman yang terakumulasi
untuk memiliki suatu kemampuan dalam kode etik dan profesionalisme..
|
Wewenang dan tanggung jawab
|
Melakukan
tugas dan tanggung jawab sebagai konsekuensi seorang mahasiswa yang telah
memiliki kemampuan dan pengetahuan pendukungnya melalui konsep, teori, metode
dan/atau falsafah bidang ilmu tertentu secara sistematis yang diperoleh
melalui penalaran dan proses pembelajaran untuk berperan sebagai pendidik
yang benar dan beretika sesuai dengan pelaksanaan kode etik dan profesionalisme..
|
C. DESKRIPSI
MATA KULIAH
Mata
kuliah ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa/i dengan pengenalan
perangkat kode etik dan
profesionalisme., wawasan yang memadai tentang
berbagai aspek teoritis perencanaan pembelajaran. Dalam
kelas ini, mahasiswa juga perlu mempersiapkan perangkat perencanaan
pembelajaran sebelum meyampaikan bahan pengajaran dalam proses belajar
mengajar, terlatih mengajar serta menunjukkan kebiasaan mengajar secara
terencana.
|
D. PENDEKATAN,
MODEL, STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN
1.
Bentuk
Pembelajaran
|
Kuliah,
Responsi dan Tutorial, dan praktik di kelas/Praktik di lapangan
|
2.
Kegiatan
Perkuliahan
|
Diskusi
Kelompok, Simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran
kooperatif, pembelajaran berbasis Proyek, Pembelajaran berbasis masalah,
penelitian, perancangan dan pengembangan.
|
No
|
MODEL PEMBELAJARAN
|
KEGIATAN MAHASISWA
|
KEGIATAN DOSEN
|
SOFT SKIL YANG DIHARAPKAN
|
1
|
Small Group Discussion
|
·
Membentuk
kelompok diskusi (5-10)
·
Memilih
bahan diskusi
·
Mempresentsikan
hasil diskusi di kelas mata kuliah
|
·
Membuat
rancangan bahan diskusi dan aturan diskusi
·
Menjadi
moderator dan sekaligus mengulas pada akhir sesi diskusi mahasiswa
|
·
Kerja sama
·
Berfikir
Kritis
·
Kreatif
·
Komunikasi
·
Berargumentasi
|
2
|
Role Playing & Simulasi
|
·
Mempelajari
dan menjalankan suatu peran yang ditugaskan kepadanya
·
Mempraktekkan
berbagai model dan metode pembelajaran yang telah dipersiapkan
|
·
Merancang
situasi/ kegiatan yang mirip dengan yang sesungguhnya, bisa berupa bermain
peran, model pembelajaran atau berbagai latihan simulasi
·
Membahas
kinerja mahasiswa
|
·
Keterampilan
sesuai peran
·
Jati diri
dan percaya diri
·
Sikap kerja
keras
·
Pengalaman
·
Pengendalian
diri
|
3
|
Discoveri Learning
|
·
Mencari,
mengumpulkan dan menyusun informasi yang ada untuk mendeskripsikan suatu
pengetahuan
|
·
Menyediakan
data atau pentunjuk (metode) untuk menelusuri suatu pengetahuan yang harus
dipelajari oleh mahasiswa
·
Memeriksa
dan member ulasan terhadap hasil belajar mandiri mahasiswa
|
·
Berfikir
kritis
·
Kreatif
·
Responsive
·
Bertanggung
jawab
·
Berfikir
sistematis etika
·
Komunikasi
|
4
|
Self-Directed Learning
|
·
Merencanakan
kegiatan belajar dan melaksanakan, menilai pengalaman praktek belajarnya
sendiri
|
·
Sebagai motivator
dan fasilitator
|
·
Kemandirian
·
Pengendalian
diri
·
Kepercayaan
kemampuan diri
·
Kepemimpinan
|
5
|
E-Learning
|
·
Membahas dan
menyimpulkan masalah/tugas yang diberkan dosen secara individu atau kelompok
melalui internet
|
·
Merancang
pembelajaran melalui internet
·
Memonitor
proses belajar secara individu dan kelompok secara online
·
Menyiapkan
suatu masalah/kasus atau bentuk tugas untuk diselesaikan oleh mahasiswa
secara berkelompok
|
·
Kerjasama
·
Berfiri
kritis
·
Percaya diri
·
Interakasi
ICT
·
Akseleratif
dan Inovatif
·
Etika
·
Komunikasi
|
6
|
Cooperative Learning
|
·
Bekerjasama
dengan anggota kelompoknya dalam mengerjakan tugas
·
Membuat
rancangan proses dan bentuk penilaian berdasarkan kelompok
|
·
Merancang
tugas yang bersifat open ended
·
Sebagai
fasilitator dan motivator
|
·
Pengambilan keputusan
·
Innovator
·
Leadership
·
Manajemen
waktu, konflik
·
Kerjasama
|
7
|
Contextual Teaching and Learning
|
·
Membahas
konsep (teori) kaitannya dengan situasi nyata
·
Melakukan
studi lapangan/praktek nyata untuk mempelajari teori
|
·
Menjelaskan
bahan kajian yang bersifat teori dan mengkaitkannya dengan situasi nyata
dalam kehidupan sehari-hari, atau kerja professional, atau manajerial, atau
enterprenuerial
·
Menyusun
tugas untuk studi mahasiswa praktek dikelas
|
·
Analisis
·
Percaya diri
·
Berpikir
Kritis
·
Sensitive/kepekaan
·
Penalaman
·
Etika
·
Komunikatif
|
8
|
Project Based Learning
|
·
Mengerjakan
tugas (berupa proyek) yang telah dirancang secara sistematis
·
Menunjukkan
kinerja dan mempertanggungjawabkan hasil kerjanya
|
·
Merancang
suatu tugas (proyek) yang sistematik agar mahasiswa belajar pengetahuan dan
keterampilan melalui proses pencarian/ penggalian (inquiry), yang terstruktur
dan kompleks
·
Merumuskan
dan melakukan proses pembimbingan dan asesmen
|
·
Kreatifitas
·
Inisiatif
·
Bertanggung
jawab
·
Berfikir
komprehensif
·
Kepemimpinan
·
Komunikatif
|
9
|
Problem based Learning
|
·
Belajar
dengan menggali/ mencari informasi (inquiry) serta memanfaatkan informasi
tersebut untuk memecahkan masalah factual/ yang di rancang oleh dosen
|
·
Merancang
tugas untuk mencapai kompetensi tertentu
·
Membuat petunjuk
(metode) untuk mahasiswa dalam mencari pemecahan masalah yang dipilih oleh
mahasiswa sendiri atua yang ditetapkan
|
·
Mengidentifikasi
dan analisis
·
Belajar
Mandiri
·
Kerjasama
·
Keberanian
membuat keputusan
·
Berpikir
kritis, bertanggung jawab
·
Komunikasi
|
E. PENGORGANISASIAN
PEMBELAJARAN
PERTEMUAN
|
KEMAMPUAN AKHIR YANG
DIHARAPKAN
|
BAHAN KAJIAN (MATERI AJAR)
|
METODE PEMBALAJARAN
|
ALOKASI WAKTU
|
PENGALAMAN BELAJAR
|
KRITERIA/ INDIKATOR
|
PENILAIAN (BOBOT PENILAIAN)
|
|
1
|
2
|
4
|
5
|
6
|
7
|
3
|
||
1
|
Mahasiswa
mampu memahami orientasi perkuliahan kode etik dan
profesionalisme.
|
1)
Kontrak
perkuliahan
2)
Standar
kompetensi
3)
Kompetensi
dasar
4)
Persyaratan
perkuliahan kode etik dan
profesionalisme.
|
Pembelajaran
klasikal
|
2 x 50’
|
Tugas
|
Pemahaman
tentang kontrak perkuliahan
|
5%
|
|
2
|
Mahasiswa
menjelaskan wawasan profesi keguruan PAK
|
1)
Wawasan profesi keguruan dan karakteristik profesi
keguruan
2)
Hakikat, ciri, karakteristik dan unsur profesi
3)
Mengajar sebagai profesi
4)
Guru sebagai profesional
|
Pembelajaran Klasikal
|
2 x
50’
|
Latihan membaca individu, Tugas, dan patisipasi kelas
|
Mahasiswa mampu menjelaskan menjelaskan wawasan profesi keguruan PAK
|
5%
|
|
3
|
Mahasiswa
menjelaskan Tanggungnjawab kode etik guru
dan profesionalisme guru
|
1) Tanggung jawab profesional seorang guru
2)
Tugas menyikapan
guru sebagai profesi
3)
Profesionalisme
guru PAK
|
Pembelajaran
partisipatori
|
2 x
50’
|
Latihan, membaca individu, Tugas, dan patisipasi kelas
|
Mahasiswa mampu menjelaskan Tanggungnjawab kode etik guru dan profesionalisme guru
|
5%
|
|
4
|
Mahasiswa
Mengenali beberapa kompetensi Guru
|
1) Sepuluh kompetensi dasar guru Indonesia
2)
Kompetensi dasar guru PAK
3)
Aplikasi-aplikasi sepuluh kompetensi
Dasar guru
|
Pembelajaran Partisipatori
|
2 x
50’
|
Review Materi, latihan,
parisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu Mengenali beberapa kompetensi Guru
|
5%
|
|
5
|
Mahasiswa
menjelaskan fungsi dan tanggung jawab guru PAK
|
1)
Tanggung jawab guru PAK dan guru Umum
2)
Perbedaan
tanggung jawab guru umum dan guru PAK
|
Pembelajaran
Tutorial/ Responsi
|
2 x
50’
|
Review Materi, latihan,
parisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu menjelaskan fungsi dan tanggung jawab guru PAK
|
5%
|
|
6
|
Mahasiswa menjelaskan administrasi sekolah
|
1) Pengertian administrasi sekolah
2) Peranan guru dalam administrasi sekolah
|
Pembelajaran
Tutorial/ Responsi
|
2 x 50’
|
Review Materi, latihan,
parisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu menjelaskan administrasi sekolah
|
5%
|
|
7
|
Mahasiswa
menjelaskan kode etik dan hukum-hukum mengajar
|
1) Kode etik guru di indonesia
2) Penerapan kode etik guru
3) Kode etik guru PAK
|
Pembelajaran Tutorial(Responsi)
|
2 x
50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu menjelaskan kode etik dan hukum-hukum mengajar
|
10%
|
|
8
|
UJIAN TENGAH SEMESTER (F2)
|
UJIAN TENGAH SEMESTER (F2)
|
UJIAN
TENGAH SEMESTER (F2)
|
2 x
50’
|
||||
9
|
Mahasiswa
menerapkan kode etik guru PAK
|
1) Penerapan kode etik guru PAK
2) Implementasi Penerapan kode etik guru PAK
|
Pembelajaran partisipatori
|
2 x
50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu menerapkan kode etik guru PAK
|
10%
|
|
10
|
Mahasiswa
menguraikan tujuan kaidah pengajar dalam implikasinya dalam PAK
|
1)
Hukum yang
bersangkutan dengan murid
2)
Hukum yang
bersangkutan dengan bahasa
3)
Hukum yang
bersangkutan dengan proses mengajar
4)
Peraturan guru
5)
Hukum-hukum
proses belajar
|
Pembelajaran Tutorial(Responsi)
|
2 x
50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu menguraikan tujuan kaidah pengajar dalam implikasinya
dalam PAK
|
10%
|
|
11
|
Mahasiswa
Menjelaskan Guru Profesional Faktor Penentu Pendidikan Bermutu
|
1)
Prinsip Profesionalita
2)
Wajib di miliki
guru Profesionalitas
|
Pembelajaran Tutorial(Responsi)
|
2 x 50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu Menjelaskan Guru Profesional Faktor
Penentu Pendidikan Bermutu
|
10%
|
|
12
|
Mahasiswa
memperlihatkan penghayatan kepada
kode etik guru PAK yang profesional
|
1)
Memperlihatkan penghayatan kepada kode etik guru PAK yang profesional
|
Pembelajaran Tutorial(Responsi)
|
2 x 50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu memperlihatkan penghayatan kepada kode etik guru PAK yang profesional
|
10%
|
|
13
|
Mahasiswa
melaksanakan penulisan karya tulis ilmiah populer
|
1)
Menuliskan
karya tulis ilmiah populer tentang kode etik dan profesional guru PAK
|
Pembelajaran Tutorial(Responsi)
|
2 x
50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu melaksanakan penulisan karya tulis ilmiah populer
|
10%
|
|
14
|
Mahasiswa
mempraktekkan Kecintaannya kepada
profesi guru
|
1)
Mendeskripsikan
Kecintaannya kepada profesi guru
2)
Mempraktekkan Kecintaannya
kepada profesi guru
|
Pembelajaran praktek
|
2 x 50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan
tugas
|
Mahasiswa mampu mempraktekkan Kecintaannya
kepada profesi guru
|
10%
|
|
15
|
Mahasiswa menerapkan nilai-nilai kode etik guru yang profesional
dalam kehidupan dan pelayanan
|
Mahasiswa
menerapkan
nilai-nilai kode etik guru yang profesional dalam kehidupan dan pelayanan
|
Pembelajaran praktek
|
2 x
50’
|
Latihan (praktek), paritisipasi kelas dan tugas
|
Mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai kode etik guru yang profesional
dalam kehidupan dan pelayanan
|
10%
|
|
16
|
UJIAN
AKHIR SEMESTER
|
2 x
50’
|
||||||
F. KOMPETENSI
LULUSAN
KOMPETENSI
|
KULIAH
|
RESPONSI/TUTORIAL
|
PRAKTIK
|
TR
|
CBR
|
RI
|
PR
|
Sikap
Perilaku benar dan berbudaya sebagai
hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam
kehidupan spiritual dan sosial melalui: 1) proses pembelajaran dikelas, 2)
praktek kerja mahasiswa
|
|||||||
Pengetahuan
Penguasaan konsep, teori, metode, dan
atau falsafah bidang ilmmu tertentu secara sistematis yang memperoleh
melalui: 1) penalaran dalam proses pembelajaran, 2) pengalaman kerja
mahasiswa
|
|||||||
Keterampilan
Kemampuan melakukan unjuk kerja dengan
menggunakan konsep, teori, metode, dan bahan yang diperoleh melalui: 1)
perencanaan pembelejaran, 2) penalaman kerja mahasiswa, yang terkait
pembelajaran, mencakup: a) keterampilan umum sebagai kemampuan kerja umum yang
wajib dimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraan kemampuan
lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggi; b) keterampilan
khusus sebagai kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan
sesuai dengan bidang keilmuan program studi Pendidikan Agama Kristen
|
|||||||
Jumlah
|
3
|
3
|
3
|
3
|
3
|
3
|
3
|
G. TAGIHAN/
TUGAS
Jenis Tugas
|
Uraian Tugas
|
Bentuk Tugas
|
Bobot Nilai
|
1.
Tugas Rutin
(TR)
|
Tugas
yang diberikan oleh dosen untuk ketuntasan (daya serap) belajar mahasiswa
menguasai materi kuliah yang disampaikan oleh dosen
|
1.
Makalah
2.
Presentasi
3.
Peta Konsep
4.
Solusi
pemecahan masalah
5.
Ide dan
gagasan
|
20%
|
2.
Critical
Book Reprort
|
Diskusi
kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran
kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah,
perancangan dan pengembangan
|
1.
Makalah
2.
Presentasi
3.
Peta Konsep
4.
Solusi
pemecahan masalah
5.
Ide dan
gagasan
|
20%
|
3.
Rekayasa Ide
(RI)
|
Tugas
tentang Kode Etik dan Profesionalisme
|
1. Makalah
2. Presentasi
3. Peta Konsep
4. Solusi pemecahan masala
5. Ide dan gagasan
|
20%
|
6.
Project (PR)
|
Tugas
yang menuntut mahasiswa melakukan transferebel pengetahuan yang dipelajari
dalam pemecahan masalah dengan berbagai proses ide dan pertanyaan,
inquiry berpikir kritis dan kreatif,
dan terampil mempraktekkan kegiatan rancangan pembelajaran dari Kode Etik dan Profesionalisme
(menyampaikan pengajaran)
|
1.
Makalah
2.
Presentasi
3.
Peta Konsep
4.
Solusi
pemecahan masalah
5.
Ide dan
gagasan
|
40%
|
TUGAS PERKULIAHAN:
Tugas perkuliahan
Diarahkan kepada
pencapaian kompetensi dan tujuan belajar yang mencakup belajar terbimbing,
terstruktur, dan mandiri. Tugas-tugas perkuliahan ini mencakup tugas individual
dan tugas kelompok. Setiap tugas merupakan hasil belajar mahasiswa orisinal
individu atau kelompok.
Softskill
Merupakan tugas mahasiswa
yang mempunyai penilaian tersendiri. Hal ini meliputi: integrasi pribadi,
beretika, kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerjasama dengan orang lain/
teman, kemampuan berprikir kritis, menghargai pendapat orang lain, kemampuan
menyelesaikan masalah pribadi maupun kelompok dan kemampuan mengambil
keputusan.
PERATURAN TUGAS:
Hal-hal yang
harus diperhatikan dan ditaati bersama, sesuai dengan peraturan yang disepakati
bersama meliputi:
1.
Jumlah
kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan tatap muka minimal 75% dalam satu
semester
2.
Paper
dikumpulkan sesuai jadwal, satu exemplar. Penyerahan tugas akan ditentukan oleh
dosen melalui: e-mail, hardcopy dan softcopy (CD-R)
3.
Tugas
diserahkan tepat waktu sesuai jadwal yang telah disepakati. Presentasi
menggunakan program prower point, dikumpulkan dalam bentuk file digital, dengan
identitas mhasiswa yang jelas
4.
Tugas
diketik huruf arial/Calibri/time new roman font 12, spasi 1,5 berwarna hitam
untuk tulisan yang bersumber dari referensi, berwarna biru untuk
ditulis/dikaji/hasil sendiri. Hasil harus ditulis sumbernya secara akademik
5.
Penyerahan
tugas paling lambat sesuai dengan jadwal, dan bila melampaui batas yang
ditentukan maka mahasiswa akan dihubungi dan akan mempengaruhi nilai
6.
Tugas
mahasiswa yang pengerjaannya sama 60% lebih dengan teman maka akan dinilai
kurang dan diminta pertanggungjawabannya
7.
Menerapkan Kode Etik dan Profesionalisme
dalam diri dan
implementasi kedepan
8.
Tugas
yang masih terlambat dan belum dikumpulkan maka nilainya belum lengkat dan
belum dapat keluar nilainya di DPNA, sampai mahasiswa benar-benar sudah
mengumpulkan tugas sesuai dengan syarat yang sudah disepakati
H. KRITERIA
PENILAIAN
Prinsip
Penilaian
|
Uraian
Kriteria Penilaian
|
Edukatif
|
Mrupakan
penilaian yang memotivasi mahasiswa agar mampu: (1) memperbaiki perencanaan
dan cara belajar dan (2) meraih capaian pembelajaran lulusan
|
Otentik
|
Merupakan
penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan
hasil elajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses
pembelajarna berlangsung
|
Objektif
|
Merupakan
penilaian yang didasarkan pada standar yang telah disepakati antara dosen dan
mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai
|
Akuntabel
|
Merupakan
penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan keriteria yang jelas,
disepakati pada awal kuliah, dan dipahami oleh mahasiswa
|
Transparan
|
Merupakan
penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua
pemangku kepentingan
|
RENTANG
NILAI
|
NILAI
|
BOBOT
|
85-100
|
A
|
4,00
|
75-84,99
|
B
|
3,00
|
60-74,99
|
C
|
2,00
|
55-59,99
|
D
|
1,00
|
0-54,99
|
E
|
0
|
100
Ket: N1=Nilai sikap,
N2= Nilai UAS, N3=Nilai UTS, N4=Nilai Tugas, N5=Nilai keterampilan
Penilaian sudah
mencakup pada: (1) keaktifan dan potensi individu mahasiswa; (2) tugas kelompok
dalam presentasi; (3) tugas individu mahasiswa
I. REFERENSI/
SUMBER BACAAN
1) A.
Chaedar Alwasilah, Pokoknya Action Research, (Bandung: Kiblat Buku Utama,
2011).
2) Al.
Ewidyamartaya & Veronica Sudiati, Dasar-Dasar Menulis Karya Ilmiah,
(Jakarta: PT. Gramedia Widya Sarana Indonesia, 1997).
3) Bahdin
Nur Tanjung & H. Ardial, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, (Jakarta: Kencana,
2007).
4) Didik
Komaidi dan Wahyu Wijayati, Panduan Lengkap PTK Penelitian Tindakan Kelas,
Teori, Praktek, dan Contoh PTK, (Yogyakarta: Sabda Media, 2011).
5) Edwin
Charis, 2006. Karena Anda Berperan Membuat PAK Lebih Bermakna, Jurnal Info
Media, Bandung.
6) Ensiklopedi
Nasional Indonesia, 1989. Globe, Volume 6, Penerbit PT. Cipta Adi Pustaka,
Jakarta.
7) Firmanzah,
2007. Globalisasi, Sebuah Proses Dialektika Sistemik, Penerbit Yayasan Sad
Stria Bhakti, Jakarta.
8) Gede
Prama, 2004. Jejak-jejak Makna, Memasuki Kembali Rumah Kebahagiaan, Penerbit
PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
9) Gultom Andar, 2007.Profesionalisme Standar Kompetensi dan Pengembangan
Profesi Guru PAK. Bina Media Informasi,Bandung
10) Hamalik,
Oemar, (2003), Proses Belajar Mengajar, Penerbit : Bumi Aksara,Jakarta.
11) Ibrahim
Bafadal, 2003. Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar, Dalam Kerangka
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Bumi Aksara, Jakarta.
12) Mulyasa,
E., 2005. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan
Menyenangkan, Penerbit PT Remaja Rosdakarya, Bandung.
13) Moeliono,
1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Penerbit Balai Pustaka, Jakarta.
14) Ninok
Leksono, 2007. Uang dan Ilmu Bahagia, Kompas 16 Mei 2007 halaman 1 kolom 3,
Jakarta.
15) Nurdin
Syarifuddin, 2005. Guru Profesional dan Implikasi Kurikulum, Penerbit Quantum
Teaching, Jakarta.
16) Ramly,
Amir Tengku dan Trisyulianti, Erlin, 2003. Pumping Teacher, Memompa Teknik
Pengajaran Menjadi Guru Kaya, Penerbit PT Kawan Pustaka, Jakarta.
17) Sagala,
Syaiful. 2009. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan, Penerbit
Alfabeta, Bandung.
18) Sardiman,
A.M.,2003. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, RajaGrafindo Persada,
Jakarta.
19) Saud,
Udin Saefudin, (2009), Pengembangan Profesi Guru, Penerbit : CV. Alfabeta,
Banudng.
20) Sudjana,
Nana, (2005), Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar, Penerbit : Sinar Baru
21) Algensindo, Bandung.
22) Sekolah
Tinggi Teologi Jakarta, 2001. Kepemimpinan Kristiani, Spiritualitas, Etika, dan
Teknik-Teknik Kepemimpinan dalam Era Penuh Perubahan, Penerbit Unit Publikasi
dan Informasi (UPI) STT Jakarta, Jakarta.
23) Syaiful
Bahri Djamarah, 2000. Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif, Penerbit
Rineka Cipta, Jakarta.
24) Soetjipto
dan Kosasi, Raflis, 2004. Profesi Keguruan,
Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
25) Suyanto,
2006. Dinamika Pendidikan Nasional (Dalam Percaturan Dunia Global), Penerbit
Pusat Studi Agama dan Peradaban Muhammadiyah, Jakarta.
26) Usman,
Uzer, 2005. Menjadi Guru Profesional, Edisi kedua, Penerbit PT. Remaja Rosda
Karya, Bandung.
27) Undang-Undang
RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara RI Tahun 2005
Nomor 157)
Tarutung, Februari 2020
Mengetahui, Tim
Dosen
Ka.Prodi PAK
Dorlan
Nainaho,
M.Pd.K
NIP.196802172006042001
Komentar
Posting Komentar